terongg

Terong organik di kebun kelompok

Program Ketahanan Pangan yang dilaksanakan oleh KARINAKAS dan didukung sepenuhnya oleh KARINA KWI, telah memasuki waktu 4 bulan. Beberapa kelompok dampingan KARINAKAS sudah panen, dan hasil panen mereka ada yang dikonsumsi sendiri, dan ada pula yang dijual. 

tomat

Panen tomat organik di kebun kelompok

Salah satu kebun kelompok dampingan yakni milik Kelompok Tani Jaka Berek Gading Playen Gunungkidul, sudah panen tomat, sawi, kangkung, dan terong. Sebagian hasil panen tersebut dikonsumsi oleh anggota kelompok, dan sebagian langsung dibeli oleh para pembeli yang kebanyakan berdomisili di Kota Yogyakarta. Mereka tertarik membeli hasil panen tersebut, karena organik. 

kebun kel

Hamparan kebun kelompok

Pada saat melakukan monitoring jalannya program (25/2/2021), kelompok-kelompok dampingan sudah menyiapkan lumbung pangan untuk persediaan pangan kelompok.

Lumb

Lumbung Pangan Kelompok Manunggaling Latu Biru

Beberapa lumbung sudah diisi dengan beras, untuk persediaan pangan anggota kelompok. Semoga Program Ketahanan Pangan ini semakin memperkuat resiliensi para penerima manfaat program yakni kelompok-kelompok dampingan, khususnya resiliensi dalam hal penyediaan sayuran organik. Salam belarasa.

Lumb2

Lumbung Kelompok Gading Playen Gunungkidul

 

keb kel

Kebun Bersama milik Kelompok

"Sungguh program ini amat bermanfaat bagi kami," demikian ungkap Bp. Marsudi, ketua Kelompok Tani Taruna Tani Jaka Berek, yang beralamatkan di Gading, Playen, Gunungkidul. Kelompok tani ini adalah salah satu penerima manfaat Program Ketahanan Pangan. Saat ini Program Ketahanan Pangan yang dilaksanakan oleh Yayasan KARINAKAS dan didukung sepenuhnya oleh Yayasan KARINA (KARINA KWI), sudah memasuki bulan ketiga. KARINAKAS mengadakan pemantauan atau monitoring program yakni dengan mengunjungi dan berbincang-bincang dengan pengurus kelompok tani, berkunjung ke rumah anggota kelompok, dan mengunjungi kebun kelompok.

keb kel

Kebun milik anggota kelompok

Selain mengadakan monitoring, KARINAKAS juga sekalian kroschek data-data, dan dropping pupuk serta bibit tanaman. Semoga program ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sayuran para warga penerima manfaat, sehingga dapat meringankan kesulitan akibat pandemi ini, serta semakin memberikan pembelajaran tentang kemandirian pangan dan kelestarian pangan lokal. 

 

Sudah sejak bulan November 2020 kemarin, KARINAKAS menjalankan Program Pemulihan Bencana pandemi COVID-19, yakni Ketahanan Pangan dengan kategori Pertanian. Program ini terlaksana berkat dukungan dari CARITAS INDONESIA (Yayasan KARINA) yang memiliki program DA (Diocesan Accompany) yakni penemanan terhadap Caritas-caritas Keuskupan termasuk Caritas Keuskupan Semarang atau KARINAKAS.

sos

Sosialisasi program ketahanan pangan 

Tujuan program ini adalah untuk mendampingi lima kelompok tani khususnya yang terdampak COVID-19 di tiga kabupaten yakni Bantul, Gunungkidul dan Boyolali agar mandiri dalam hal pangan khususnya sayuran. Tiap kelompok tani beranggotakan 15 KK.

Pengol

Pengolahan kebun kelompok tani di Playen Gunungkidul

Sejauh ini program berjalan lancar, baik dari sosialisasi sampai pembagian benih dan sarana pertanian. Tiap-tiap kelompok tani memiliki kebun kelompok yang nantinya akan ditanami bersama dan hasilnya dibagi. Kalau hasil pertanian itu nantinya terdapat sisa, maka bisa dijual untuk mensupport ekonomi anggota kelompok.

bnih

Pembagian benih dan alat pertanian

 

© 2010 karinakas.or.id. | +62 274 552126 | karinakas.office@gmail.com