APD1

Dalam usaha membantu pencegahan penyebaran Covid-19, Keuskupan Agung Semarang melalui Yayasan KARINAKAS berfokus pada distribusi bantuan alat pelindung diri yakni masker medis, sarung tangan, hand sanitizer, sabun pencuci tangan, disinfektan. Bantuan tersebut diberikan kepada para petugas medis di rumah sakit-rumah sakit di Yogyakarta dan Sragen, serta kepada para warga yang berisiko tinggi misalnya mereka yang lanjut usia. Bantuan alat pelindung diri juga diberikan kepada umat melalui paroki-paroki. 

APD2

KARINAKAS juga mendukung pemerintah desa Condongcatur yakni 4 RW di Padukuhan Pringwulung, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY dalam penyemprotan area kampung yang meliputi jalan, gang, dan gedung fasilitas umum. Semoga segala usaha ini dapat semakin membantu pencegahan penyebaran Covid-19. (Rm Toms)

 

Covid19

Menghadapi wabah Covid-19 ini Gereja Keuskupan Agung Semarang mengadakan kegiatan KAS Peduli Negeri. Aksi ini dilakukan untuk membantu Pemerintah menghentikan penyebaran Covid-19 dan juga membantu mereka yang terdampak bencana wabah ini. Wabah ini menyebabkan dampak yang begitu hebat, tidak hanya kesehatan saja namun juga ekonomi dan sosial. Anjuran sosial distancing berdampak buruk terhadap ekonomi terutama mereka yang bekerja informal (wirasuasta, transportasi, jasa, dan lain-lain). Wabah ini juga menjadikan pekerja kesehatan di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 harus bekerja ekstra keras dan berisiko tinggi terpapar wabah, sehingga memerlukan APD (alat pelindung diri) yang memadai.

Dalam kegiatan peduli negeri ini, Keuskupan Agung Semarang (KAS), melalui KARINAKAS bekerjasama dengan paroki-paroki, kelompok-kelompok kategorial, lembaga sosial, pendidikan dan kesehatan di KAS, serta pemerintah dan organisasi non pemerintah, mengadakan gerakan solidaritas untuk negeri. Gerakan itu diwujudkan dalam kegiatan pengadaan alat kebersihan diri (masker, cairan pembersih, APD) dan bantuan ekonomi bagi terdampak wabah covid 19. 

C1

Beberapa hari ini, KARINAKAS fokus untuk membagikan bantuan APD berupa masker medis dan sarung tangan untuk rumah sakit-rumah sakit rujukan pasien Covid-19 yakni rumah sakit Panti Rapih, rumah sakit Panti Rini, rumah sakit Panti Nugroho dan rumah sakit St Elizabeth yang semua berlokasi di Yogyakarta. Semoga bantuan ini mampu meringankan beban para tenaga kesehatan dalam bersama-sama berjuang melawan penyebaran Covid-19. (Rm Toms)

 

banten

Pada hari Jumat (1/11/2019), Direktur KARINAKAS mengadakan monitoring program pemulihan bencana tsunami yang beberapa waktu lalu menerjang Banten dan sekitarnya (22/12/2018). Program pemulihan ini dikoordinatori oleh KARINA KWI, dan dilaksanakan oleh Caritas Bogor. Sebagai satu keluarga Caritas Indonesia, KARINAKAS bersama Caritas Regio Jawa, ikut terlibat dalam program ini.

Program menyasar pada warga terdampak bencana (sebagian besar adalah nelayan) di 7 desa di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Prov. Banten. Bentuk program adalah pemberian bantuan beberapa perahu dan jaring kepada 136 nelayan, pelatihan kerajinan pengki kepada 70 ibu-ibu, pelatihan kebencanaan, dan pendampingan kebencanaan di beberapa sekolah negeri yang posisinya berada di sekitar bibir pantai. (Rm. Tomo).

 

© 2010 karinakas.or.id. | +62 274 552126 | karinakas.office@gmail.com