Sosialisasi Pendampingan Wilayah Baru Tim PRB

Setelah usai pendampingan di wilayah ancaman banjir di Sragen, dan ancaman longsor, angin dan gempa bumi di Bantul, hingga lahir Paguyuban Sayuk Rukun Sragen dan Paguyuban Jaga Bebaya Bantul, tim Pengurangan Risiko Bencana (PRB) melanjutkan pelayananannya ke daerah lain. Setelah melalui assessment di beberapa wilayah, akhirnya diputuskan untuk mendampingi wilayah memiliki ancaman di tiga desa yang terletak di tiga kabupaten yaitu Desa Pacing, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Desa Serut, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, dan Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo.

Sosialisasi telah dilakukan di daerah tersebut dengan melibatkan wakil-wakil anggota masyarakat dari berbagai elemen, serta melalui Paroki wilayah tersebut. Dalam pertemuan tersebut, KARINAKAS juga mempunyai kesempatan menyampaikan program – program lain selain PRB seperti Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM) dan Program Masyarakat Mandiri (PMM) yang dapat diintegrasikan dengan paroki. Misalnya pengintegrasian kegiatan penanaman bibit pohon oleh PSE Paroki Boro atau pengentasan kemiskinan dengan Cedit Union dari PSE Paroki Wedi.

Persiapan pendampingan tersebut sudah dimulai dengan memberikan pelatihan PRBOM kepada fasilitator lokal tanggal 24-27 Mei 2011, bertempat di Disaster Oasis, Pakem dengan mengundang calon fasilitator lokal Paroki Boyolali, Paroki Wedi, Paroki Boro, Paroki Promasan, Desa Pacing, Desa Serut, dan Desa Sidoharjo. Dihadiri pula oleh fasilitator dari Paguyuban Sayuk Rukun Sragen dan Paguyuban Jaga Bebaya Bantul yang telah sukses dengan pendampingan PRBOM.

KARINAKAS berharap, dengan kapasitas masyarakat yang dapat ditingkatkan melalui serangkaian pelatihan-pelatihan, dapat mengurangi risiko yang akan diderita apabila ancaman datang. Terlebih lagi apabila ada paguyuban – paguyuban lokal  yang akan lahir di daerah dampingan dan peduli akan ancaman bencana dikemudian hari.

 

 

 

© 2010 karinakas.or.id. | +62 274 552126 | karinakas.office@gmail.com