KARINAKAS hari Kamis (11/11) berkunjung untuk melihat kondisi dan mendistribusikan bantuan ke Paroki Boyolali bersama dengan Romo Edi Mulyono dan Bapak Yono Ratman dari Keuskupan Agung Jakarta. Paroki Boyolali menampung beberapa pengungsi yang datang dari wilayah radius 20 km. Pada siang hari, mereka menghabiskan waktu di tenda kemudian pada malam hari mereka tidur di SMP Kanisius Boyolali yang bersebelahan dengan Gereja HTB Santa Perawan Maria Boyolali.

 

Menurut keterangan Ega mudika setempat banyak hal – hal yang berjalan kurang lancar. Ada larangan untuk memasuki kawasan radius 20 km untuk mengamankan dari bahaya erupsi Merapi. Selain itu ada isu yang berhembus seperti penjarahan berkedok mengantarkan barang bantuan. Hal tersebut juga membuat sebagian warga di Desa Jrakah tidak mau dievakuasi dengan alasan keamanan desa dari penjarahan.

PELAYANAN MEDIS EMERGENCY RESPONSE  MERAPI

Tim Medis KARINAKAS (12-13/11) mengunjungi para survivors Merapi di beberapa titik seperti di Kulonprogo,Magelang dan Klaten. Tempat yang digunakan untuk pelayanan medis di Kulonprogo tersebar di rumah – rumah penduduk dan ada juga yang di sekolah. Pelayanan medis sudah dilakukan di Kecamatan Nanggulan, Kulonprogo, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, dan Kecamatan Borobudur, Magelang.

Kegiatan tim medis KARINAKAS adalah suatu bentuk belarasa kepada survivors Merapi yang sudah beberapa hari mengungsi. Kesehatan para survivors yang belum ditangani bisa menurun karena beberapa hari mereka harus berjuang dengan tidur seadanya, makan seadanya, mental mereka pun diperjuangkan dalam situasi seperti ini dan juga abu vulkanik yang mengancam kesehatan pernapasan.


LAPORAN SITUASI

TANGGAP DARURAT ERUPSI MERAPI


Area :

  • Kabupaten Sleman, Yogyakarta: Paroki Kalasan
  • Kabupaten Magelang, Jawa Tengah: Paroki Muntilan, Banyutemumpang, Magelang (Ignatius), & Salam.
  • Kabupaten Klaten, Jawa Tengah: Paroki Kebonarum
  • Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah: Paroki Boyolali

Nomer : Sitrep # 16 – Erupsi Merapi
Periode : 13 November 2010

Pelapor :

  • Yohanes Baskoro (Koordinator Assessment)
  • Yohanes Bayu (Koordinator Logistik)
  • Albert Deby H (Public Relation)

 

LAPORAN SITUASI

TANGGAP DARURAT ERUPSI MERAPI


Area :

  • Kabupaten Sleman, Yogyakarta: Paroki Kalasan
  • Kabupaten Magelang, Jawa Tengah: Paroki Muntilan, Banyutemumpang, Magelang (Ignatius), & Salam.
  • Kabupaten Klaten, Jawa Tengah: Paroki Kebonarum
  • Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah: Paroki Boyolali

Nomer : Sitrep # 16 – Erupsi Merapi

Periode : 13 November 2010

Pelapor :

  • Yohanes Baskoro (Koordinator Assessment)
  • Yohanes Bayu (Koordinator Logistik)
  • Albert Deby H (Public Relation)

Sudah berlalu selama kurang lebih tiga pekan erupsi merapi berlalu. Status masih awas hingga hari ini. Masih ada pengungsi yang bertahan di barak pengungsian dan juga yang tersebar di rumah – rumah penduduk terutama mereka yang mengungsi dari zona yang  masih dinyatakan belum aman.

 

Erupsi Merapi menggugah nurani kemanusiaan dan solidaritas kita. Merapi menelan korban hingga 259 jiwa. Melumpuhkan sendi perekonomian,transportasi, pariwisata, peternakan, dan perekonomian yang sedang merangkak untuk kembali bangkit. Namun, dari suatu kejadian tentunya ada hikmah yang bisa di petik.

 

LAPORAN SITUASI

TANGGAP DARURAT ERUPSI MERAPI


Area :

  • Kabupaten Sleman, Yogyakarta: Paroki Kalasan
  • Kabupaten Magelang, Jawa Tengah: Paroki Muntilan, Banyutemumpang, Magelang (Ignatius), & Salam.
  • Kabupaten Klaten, Jawa Tengah: Paroki Kebonarum
  • Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah: Paroki Boyolali

Nomer : Sitrep # 18 – Erupsi Merapi
Periode : 19 November 2010

Pelapor :

  • Yohanes Baskoro (Koordinator Assessment)
  • Yohanes Bayu (Koordinator Logistik)
  •  ·       Dr. Nugroho Budi (Medical Coordinator)
  • Albert Deby H (Public Relation)

 

Kala Tuna Netra Turut Andil Donasi Untuk Merapi

 

Ternyata posko tidak melulu berisi tumpukan karung beras, gula, mi instan,  sabun, dan pasta gigi, ini dia posko yang berisi relawan pijat “ Posko Pijat Tuna Netra Peduli Merapi”. Donasi pijat tergolong sangat unik. Relawan – relawan tuna netra ini ada 9 orang yang bergantian setiap hari memijat relawan dan pengungsi. Mereka rela tanpa mengantongi serupiah pun memijat relawan ataupun pengungsi Merapi. Secara sukarela para tuna netra ini yang tergabung dalam anggota Dewan Rehabilitasi Difabel Bersumberdaya Masyarakat dan Persatuan Tuna Netra Indonesia yang ada di Klaten bersama KARINAKAS membuat posko pijat.

 

Posko pijat ini dibuka tanggal 17 November dan berakhir 19 November 2010. Posko ini bertempat di Kantor Pemda Klaten. Ternyata bantuan tidak selalu harus materi, barang , ataupun makanan. Pijat pun bisa jadi suatu donasi. Selain relawan bisa melepas lelah setelah wara – wiri atau angkut bantuan kesana kemari. Pengungsi pun boleh pijat gratis untuk melepas penat selama mengungsi.

 

 

 

LAPORAN SITUASI

TANGGAP DARURAT ERUPSI MERAPI


Area :

  • Kabupaten Sleman, Yogyakarta: Paroki Kalasan
  • Kabupaten Magelang, Jawa Tengah: Paroki Muntilan, Banyutemumpang, Magelang (Ignatius), & Salam.
  • Kabupaten Klaten, Jawa Tengah: Paroki Kebonarum
  • Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah: Paroki Boyolali

Nomer : Sitrep # 21 – Erupsi Merapi
Periode : 24 November 2010
Pelapor :

  • Yohanes Baskoro (Koordinator Assessment)
  • Yohanes Bayu (Koordinator Logistik)
  • Dr. Nugroho Budi (Koordinator Medis)
  • Albert Deby H (Public Relation)

 

© 2010 karinakas.or.id. | +62 274 552126 | karinakas.office@gmail.com