KYBAR11

Pernyataan janji setia Relawan Bela Rasa KYBAR

Pada hari Sabtu, 9 Oktober 2021 (pukul 17.00 WIB), para Relawan Bela Rasa KARINAKAS, Kevikepan Yogyakarta Barat (KYBAR) resmi dilantik oleh Romo Vikaris Episkopal Yogyakarta Barat yakni Romo A.R. Yudono Suwondo, Pr. Pelantikan dilaksanakan di gereja St. Maria Bunda Penasihat Baik, Paroki Wates, bersamaan dengan Perayaan Ekaristi ulang tahun Kevikepan Yogyakarta Barat yang pertama. Perayaan Ekaristi ini dihadiri oleh umat paroki Wates, perwakilan dari Gereja paroki-paroki di Kevikepan Yogyakarta Barat, dan para Relawan Bela Rasa KYBAR. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Vikep Yogyakarta Barat, didampingi oleh Rm. Y. Nugroho Tri S., Pr, (Moderator Relawan Bela Rasa KYBAR), Rm. Martinus Sutomo, Pr (Direktur Yayasan KARINAKAS), Rm. H. Suprihadi, Pr (Vikaris Parokial Wates), dan Rm. Adolfus Suratmo, Pr.

KYBAR22

Pernyataan janji setia di hadapan Allah dan umat

Dalam pelantikan itu, para Relawan Bela Rasa KYBAR menyatakan janji kesetiaannya sebagai Relawan Gereja Katolik yang siap melaksanakan tugas sosial kemanusiaan khususnya dalam respon bencana alam, baik untuk umat atau masyarakat, baik di wilayah Kevikepan Yogyakarta Barat ataupun wilayah lain di Keuskupan Agung Semarang dan keuskupan lain bila dibutuhkan.

KYBAR33

Penyerahan SK dan Sertifikat

Setelah pelantikan di gedung gereja selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah di depan gedung Kevikepan Yogyakarta Barat yang baru. Dalam acara itu juga diserahkan Surat Keputusan (SK) Tugas Relawan dari Kevikepan Yogkayarta Barat kepada masing-masing relawan, dan juga diserahkan sertifikat bahwa telah mengikuti Pelatihan Dasar Kerelawanan yang difasilitasi oleh Yayasan KARINAKAS. 

KYBAR44

Para Relawan Bela Rasa KYBAR

Semoga para Relawan Belarasa KYBAR ini sungguh dapat melaksanakan tugas sosial kemanusiaan dengan setia, gembira, dan tulus hati. Semoga pula mereka diberikan kesehatan dan kekuatan dalam melaksanakan perutusnnya menghadirkan wajah sosial Gereja ke tengah masyarakat. Salam bela rasa.

TRB adalah Tim Relawan Bencana. Fungsi mereka adalah sebagai ujung tombak dalam respon bencana. Tidak dipungkiri bahwa potensi terjadinya bencana di wilayah Keuskupan Agung Semarang ini cukup besar. Bahkan ada wilayah tertentu yang setiap tahun langganan terkena bencana. Selain itu, ada juga isu potensi bencana yang dahsyat yakni gempa bumi megatrust yang disebabkan oleh pergesaran sesar aktif khususnya di selatan pulau Jawa dan berada dalam jalur ring of fire.

Pasi Ring

Indonesia dilewati jalur ring of fire

Bencana bisa terjadi sewaktu-waktu. Maka dari itu, ketika terjadi bencana dibutuhkan Tim Relawan Bencana yang punya ilmu, punya hati, dan terlatih. KARINAKAS selaku lembaga KAS yang diberi mandat terkait kebencanaan, berusaha mendukung Paroki-paroki atau Kevikepan di KAS agar memiliki TRB (Tim Relawan Bencana). Merekalah yang nantinya akan menjadi ujung tombak ketika melakukan respon bencana, baik bencana tingkat paroki atau kevikepan. KARINAKAS siap untuk mendampingi dan meningkatkan kapasitas serta ketrampilan TRB paroki atau kevikepan, agar semakin mumpuni dalam melaksanakan respon bencana.

TRB GKKK

Pertemuan TRB Rayon Gunungkidul (Mar 20)

Mereapii

Pertemuan TRB Lingkar Merapi (Mar 20)

KYYBART

Pertemuan TRB KYBAR: Kev. Yogyakarta Barat (Sept 21)

KEv Solo

Pertemuan TRB Kev Solo Kota (Sept 21)

Soloo

Pertemuan TRB Paroki Pati (Okt 21)

TRB terdiri dari pribadi-pribadi yang punya hati dalam hal sosial kemanusiaan. Di setiap tempat atau wilayah tertentu, biasanya ada pribadi-pribadi yang terpanggil dan punya hati untuk berkarya di jalan sosial kemanusiaan. Mereka dapat dilantik oleh Romo paroki atau Romo Vikep untuk menjadi Tim Relawan Bencana (TRB). Salam Bela Rasa.

TRBB KASSS

Pertemuan TRB KAS (Okt 20)

 

Tidak terasa Program Ketahanan Pangan Yayasan KARINAKAS yang didukung sepenuhnya oleh Yayasan KARINA KWI akan segera berakhir. Program ini dimulai dari bulan November 2020 dan berakhir pada bulan Juli 2021. Program ini telah banyak memberikan sumbang sih bagi ketahanan pangan keluarga dan kelompok tani.

Kbn kelpmpok gading

Panen di kebun kelompok

Kali ini (30/7/21), kunjungan dan sekaligus panen dilaksanakan di Kelompok Tani Jaka Berek, Gading, Playen, Gunungkidul. Kunjungan dilaksanakan di kebun kelompook yang ditanami sawi, cabe, bawang merah, dan beberapa tanaman sayur lainnya. Sedangkan sayuran yang dipanen pada hari ini adalah sawi. Hasil panen biasanya dibeli oleh para pedagang.

Sawii

Memanen sawi organik

Mas Marsudi (Ketua Kelompok Tani Jaka Berek), bersyukur atas adanya program ini. Mas Marsudi memang menyukai pekerjaan sebagai petaani. Ia dan teman-temannya yang rata-rata masih muda, mencintai pekerjaan tani karena dengan bertani maka ia tidak perlu jauh-jauh mencari pekerjaan di luar kota, namun dapat mengembangkan diri dan memajukan desanya dengan pertanian. Selain itu, bekerja sebagai petani juga tidak banyak tekanan, dan dekat dengan alam semesta. Salam bela rasa.  

 

© 2010 karinakas.or.id. | +62 274 552126 | karinakas.office@gmail.com